Mengatasi Puting Susu Sakit Saat Menyusui

0
38
Mengatasi Puting Susu Sakit Saat Menyusui

Tips Ampuh Mengatasi Puting Susu Sakit Saat Menyusui, Kehamilan merupakan masa dimana seorang perempuan harus mampu beradaptasi dengan tubuh barunya. Terlebih, melahirkan merupakan masa dimana seorang perempuan harus mampu beradaptasi dengan peranannya sebagai seorang ibu, dimana dia harus terbiasa untuk bangun setiap saat untuk memberikan ASI bagi buah hatinya. Di masa menyusui, salah satu hal yang pasti dialami oleh seorang ibu menyusui adalah puting lecet atau sakit. Hal ini sebenarnya hal yang wajar, yang disebabkan oleh beberapa faktor.

Mengatasi Puting Susu Sakit Saat Menyusui

Inilah beberapa faktor mengapa puting susu lecet ketika menyusui dan bagaimana cara mengatasinya.

Beberapa sumber menyatakan bahwa puting susu lecet karena kesalahan posisi bayi saat menyusui. Oleh sebab itu, perbaiki posisi bayi menyusui. Usahakan bayi menghisap sampai kebagian hitam di sekitar puting. Selain itu, memperhatikan cara bayi menghisap puting juga dianjurkan. Perbaiki cara si bayi menghisap puting dengan memposisikan bibir bayi menutupi areola di antara gusi atas dan bawah.

Selain itu, memposisikan diri ibu sendiri ketika menyusui juga merupakan hal yang penting. Usahakan untuk memulai menyusui pada puting yang tidak sakit. Selain itu, mulai menyusui sebelum bayi lapar juga dianjurkan, untuk menghindari bayi menghisap puting terlalu kencang atau kuat, sehingga puting tidak mendapatkan tekanan dan tarikan yang terlalu kuat.

Sebelum menyusui, kompreslah payudara dengan kain yang direndam air hangat. Air hangat membuat peredaran darah lancar dan membuka pori-pori kulit. Selain itu, air hangat mampu mengendurkan syaraf yang tegang. Namun, membersihkan puting dengan menggunakan sabun atau alcohol merupakan larangan. Apabila puting kotor, maka ambillah kapas, tuangkan sedikit baby oil, dan bersihkan puting dengan kapas tersebut. Setelah itu, bilas dengan air hangat. Selain membersihkan menggunakan kapas dan minyak, beberapa ibu mengoleskan madu ke puting mereka yang lecet, dan membiarkan si bayi mengkonsumsinya.

Selain memposisikan bayi dan ibu dalam keadaan yang baik, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan puting, seorang ibu juga harus mengetahui cara yang tepat untuk melepas puting setelah menyusui. Menarik bayi ketika selesai menyusui akan membuat puting lecet. Jadi, letakkanlah jari kelingking di mulut bayi sehingga mulutnya terbuka, baru kemudian tarik puting dari bayi.

Setelah itu, jangan langsung menutup payudara dengan bra. Setelah menyusui, usapkan beberapa tetes ASI ke kedua puting, dan biarkan ASI tersebut kering di udara terbuka. ASI memiliki zat yang membuat nyaman dan mampu membuat puting terhindar dari lecet. Baru setelah puting kering, kenakanlah bra. Gunakan bra yang mampu menyerap air, dan gantilah bra tersebut dengan bra kering ketika sudah basah. Hal ini berhubungan dengan kenyamanan dan kebersihan payudara. Ganti pula saputangan yang digunakan untuk menyerap ASI, bila sudah basah dan lembab.

Namun, ada kalanya ibu masih merasa puting mereka sakit dan lecet ketika menyusui walaupun sudah melakukan trik-trik di atas, dan payudara mereka membengkak. Apabila hal tersebut terjadi, berhenti menyusui selama 24 jam di payudara yang bengkak tersebut. Untuk sementara, beri bayi ASI yang telah disimpan (apabila ibu juga memompa ASI), dan beri susu formula untuk bayi. Setelah itu, konsultasi ke dokter sangat dianjurkan, demi kenyamanan ibu dan anak.

Pada kasus lainnya, beberapa ibu mendapati kesulitan menyusui karena puting mereka tidak muncul. Hal ini dapat dihindari dengan memijat puting pada masa kehamilan trimester akhir. Selain itu, mengganti kegiatan seksual dengan merangsang area payudara dan puting juga dianjurkan pada masa kehamilan trismester akhir tersebut.,

 

SHARE
Blog Health Happiness and Hope ini dibuat untuk sharing berbagai tips kesehatan, kehidupan yang penuh harapan.. kami memberikan tips-tips sederhana agar bisa berbagi dengan teman-teman, semoga ini bermanfaat bagi kita semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here